KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Halaman

Advertise Here

Minggu, 19 Mei 2019

Kompassindo

IPC Palembang Selenggarakan Kegiatan Safari Ramadhan



Palembang, Kompassindo – Menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) Palembang menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan tema "Ramadhan Bersama BUMN Penuh Cinta dan Kebahagiaan" di kantor IPC Palembang, Boom Baru, pada hari Jum’at (17/5/2019).


General Manager IPC Palembang, Bapak Agus Edi Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh manajemen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) setiap kali memasuki Bulan Suci Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh mitra kerja, stakeholder, instansi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Namun pada penyelenggaraan kegiatan Safari Ramadhan tahun 2019 ini terasa lebih spesial, mengingat penyelenggaraannya tidak hanya dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) saja, namun dilaksanakan secara bersama-sama dengan BUMN lainnya, yakni PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) dan Perum Perumnas, dalam tajuk Safari Ramadhan BUMN Hadir Untuk Negeri 2019. 



”Program BUMN Hadir Untuk Negeri merupakan sebuah program nyata bagi Kementerian BUMN dan seluruh BUMN termasuk IPC, PTPN VII dan Perumnas untuk senantiasa memberikan sumbangsih terbaiknya bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya dalam membangun kesejahteraan dan juga berperan dalam mewujudkan pemerataan hasil pembangunan bagi seluruh masyarakat Indonesia, diantaranya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)”, jelas Bapak Agus Edi.



Bapak Agus Edi menjelaskan bahwa pada kegiatan Safari Ramadhan tahun 2019 ini pihaknya mengundang 1.500 orang terdiri dari mitra kerja, pengguna jasa, stakeholder dan masyarakat. Adapun untuk bantuan dan santunan yang diberikan diantaranya berupa: bantuan pendidikan bagi 25 siswa/siswi sekolah berprestasi namun kurang mampu mulai dari level Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, pemberian bingkisan lebaran dan uang santunan kepada 1.000 (seribu) anak yatim piatu dari 29 yayasan, dana bantuan perbaikan beberapa rumah/sarana ibadah seperti masjid, mushalla, pondok pesantren dan yayasan panti asuhan, serta pemberian 1.000 kitab suci Al-Quran kepada masjid/panti asuhan/lembaga pendidikan agama (pesantren), yang seluruhnya ada di kota Palembang.



Pemberian ini merupakan wujud syukur IPC, PTPN VII dan Perumnas sebagai sebuah perusahaan Negara untuk dapat lebih mempererat tali silahturahmi sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada seluruh lapisan masyarakat di kota Palembang serta dapat menambah suka cita dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H.



Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan Safari Ramadhan ini juga turut dihadiri oleh Direksi IPC dan pada kesempatan kali ini turut hadir Direktur Operasi IPC, Bapak Prasetyadi. Dalam sambutannya Bapak Prasetyadi menyampaikan rasa syukurnya karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan para mitra kerja, asosiasi, pengguna jasa, serta stakeholder Pelabuhan Palembang lainnya, sekaligus dapat berbagi dengan seluruh masyarakat yang berada di sekitar wilayah Pelabuhan Boom Baru Palembang. 



Menurutnya, saat ini PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) terus bergerak menuju era berbasis digital yang akan mendukung terciptanya pelabuhan kelas dunia di tahun 2020 mendatang. Segala upaya perbaikan dan pembenahan senantiasa dilakukan demi dapat mewujudkan harapan dari seluruh pengguna jasa perusahaan, termasuk menciptakan pelayanan berbasis digital di seluruh aspek pelayanan sehingga pelayanan akan semakin tersistem baik sehingga diharapkan dapat memangkas biaya logistik menjadi semakin efektif dan efisien, dan pada akhirnya diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan eknonomi Provinsi Sumatera Selatan, selaras dengan visi perusahaan yakni ‘menjadi pelabuhan berkelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan.


“Sebagai instansi publik Pelabuhan Palembang tidak dapat berkontribusi secara maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan apabila tidak didukung secara maksimal oleh seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat yang ada di sekitar wilayah pelabuhan. Oleh karenanya, sinergi dan kerjasama yang baik antara seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kinerja di Pelabuhan Palembang yang semakin optimal untuk menekan logistic cost menjadi lebih efisien”, ujar Bapak Prasetyadi. 



Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Boom Baru, Bapak Prasetyadi bersama rombongan dan didampingi oleh manajemen IPC Palembang menyempatkan diri meninjau kesiapan layanan dan fasilitas terminal penumpang menjelang arus mudik. Pelabuhan Boom Baru telah menyiapkan panjang dermaga sepanjang 300 m dengan didukung gedung terminal penumpang seluas 366 m2 dengan kapasitas hingga 400 orang. Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru melayani kapal penyebrangan Express Bahari dengan rute Palembang ke Muntok, Pulau Bangka, dan sebaliknya.



Untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang kapal, manajemen IPC Palembang telah menyiapkan fasilitas serta sarana pendukung seperti penyediaan ruang tunggu yang nyaman, ruang laktasi, ruang VIP, smoking room, musholla, dan ruang perawatan menjadi salah satu upaya manajemen IPC Palembang untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima untuk seluruh penumpang kapal. (fadel) 


Sabtu, 18 Mei 2019

Kompassindo

PITI DKI Jakarta Bersama Yayasan AMOI Berbagi Bingkisan Ramadhan


PITI DKI Jakarta Bersama Yayasan AMOI Berbagi Bingkisan Ramadhan, Kepada 575 Kaum Dhuafa, Keluarga Yatim  dan Mualaf


JAKARTA-Kompassindo
Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI)  DKI Jakarta Raya bersama Yayasan Pembina Mualaf AMOI, dan Yayasan Kholifah bin Zaid An Nahyan, dari Uni Emirat Arab (UEA). Jumat (17/5/2019) memberikan santunan bingkisan sembako yang isinya diperkirakan senilai Rp.300.000.

Bantuan tersebut dibagikan langsung oleh Ketua PITI DKI dan Yayasan AMOI, Denny Sanusi  dan Sekretaris Dubes Uni Emirat Arab Mr Kholid beserta staf Kedubes UEA, Mr.Adel kepada 575 keluarga anak yatim, kaum dhuafa dan mualaf warga keturunan Tionghoa di DKI Jakarta

Acara PITI DKI dan AMOI berbagi tersebut berlangsung di Jl Kebon Nanas Selatan I , depan kantor Yayasan AMOI di Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekjen PITI Hakim, Ketua DPD PITI Jakarta Timur H Sammy Massie, dan Sekretaris Dubes Uni Emirat Arab Mr   Kholid beserta staf Kedubes UEA, Mr.Adel.

Dalam kesempatan itu Ketua DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) DKI Jakarta Raya, H Denny Sanusi BA mengatakan santunan kepada para mustahiq ini sesuai 8 asnaf yang berhak menerima santunan, termasuk para mualaf warga keturunan Tionghoa di DKI Jakarta.

Sedangkan untuk  pembagian Sembako tersebut di bantu oleh para aktivis maupun tokoh masyarakat setempat dilingkungan Kantor PITI DKI Jakarta serta para pengurus PITI Jakarta Timur maupun PITI Jakarta Utara

"Alhamdulillah  bantuan yang kami salurkan di suci bulan Ramadhan tahun 2019 ini, telah meningkat dan yang menerima sebagian  besar para ibu- ibunya bersama anak yatim serta keluarga Mualaf warga keturunan Tionghoa," kata Denny Sanusi.

Lanjut Denny Sanusi acara PITI DKI dan AMOI berbagi ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan maghfiroh. Memang  Acara PITI DKI dan AMOI berbagi di tahun 2019 ini, rutin setiap tahun nya dilaksanakan.

"Kami bersyukur pada Allah SWT serta mengucapkan terimakasih kepada  Kedubes Uni Emirat Arab yang telah memberikan  sponsor bantuan bingkisan berupa Sembako ini," ujar Denny Sanusi  Ketua PITI DKI Jakarta yang juga selaku Pembina Yayasan AMOI.


Selanjutnya Denny Sanusi berharap  mudah- mudahan kedepannya mungkin  untuk tempat pelaksanaannya akan dibuat lebih nyaman tidak di outdoor kena panas terik matahari begini, namun masalahnya kalau tempat harus sewa nah disini, perlu diketahui bahwa kegiatan kami hanya bersifat sosial jadi terakhir kami putuskan tempat pelaksanaannya di halaman Kantor PITI DKI ini, walaupun memang secara dadakan melihat pertimbangan bahwa kondisinya tidak ada pilihan ditempat lain.

"Insya Allah next kedepannya acara PITI DKI dan AMOI berbagi, ada tempat yang lebih nyaman minimal indoor lah."ucapnya


Sementara itu kaum dhuafa penerima bantuan bingkisan Sembako, Ibu Nanik (48) dari perkumpulan pengajian lingkungan RT.11/RW.5 Kelurahan Cipinang Cempedak mengucapkan terimakasih kepada PITI DKI Jakarta dan Yayasan AMOI yang telah membantu masyarakat yang kurang mampu di bulan suci Ramadhan ini.

"Alhamdulillah saya  tahun 2019 ini dapat bantuan sembako lagi, karena tahun yang lalu saya juga dapat bantuan Sembako dari PITI dan Yayasan AMOI," ungkapnya

Sedangkan  Sekretaris Dubes Uni Emirat Arab, Mr Kholid menyatakan merasa senang dan bahagia dapat menyaksikan pembagian santunan Sembako di bulan suvi Ramadhan tahun 2019 ini. "Semoga ini dapat berlanjut tahun depan,"pungkasnya

Penulis : Alam


Kamis, 16 Mei 2019

Kompassindo

Yayasan Amanah Kita Umumkan Rencana Pembangunan TAMAN MINIATUR 99 MASJID DUNIA



Jakarta - Kompassindo
Indonesia sebagai negara dengan populasi Islam terbesar di dunia, sudah saatnya memiliki satu ikon Islam yang bersifat pemersatu dan global. Untuk itu tidaklah berlebihan jika sebagai bangsa besar yang memiliki kekuatan nilai-nilai Islam moderat dan kearifan lokal, turut serta dalam melestarikan budaya Islam se dunia, agar kelak dapat diwariskan kepada generasi mendatang. 

"Oleh sebab itu ijinkan kami dengan penuh khidmat dan suka cita untuk memperkenalkan, rencana pembangunan TAMAN MINIATUR 99 MASJID DUNIA (TM99MD) berlokasi di Kabupaten Bogor, yang insya Allah akan dimulai dengan pembangunan tahap awal, berupa pembangunan 99 Miniatur Masjid dari 86 negara. 

"Demikian disampaikan Ketua Umum Yayasan Amanah Kita,HARTONO LIMIN didamping Ketua Harian Yayasan Amanah Kita, PROF. DR.ACHMAD MUBAROK,MA (Ketua Harian) serta Ketua Bidang Hukum dan Humas Yayasan Amanah Kita, Prof.Dr. Muhammad Baharun, SH, MA saat buka puasa bersama. Rabu (15/5/19) di Kantor Yayasan Amanah kita, jalan Gandaria Tengah III Kebayoran Lama Jakarta Selatan. yang sekaligus  juga menyaksikan presentasi dan tayangan rencana Pembangunan Taman Miniatur 99 Masjid Dunia diatas lahan 215 hektar yang berlokasi di Kabupaten Bogor Jawa Barat. 

Selanjutnya  Ketua  Umum  Yayasan Kita HARTONO LIMIN mengatakan sebagai satu kekuatan masa depan, kaum muda perlu sekali mengetahui sejarah dan perkembangan Islam di dunia. Pembentukan wadah untuk pelestarian sejarah skala internasional, dan sekaligus pusat interaksi umat Islam sedunia, melalui budaya sebagai media adalah cara yang tepat dan santun. 

"Adapun arsitektur, ornamen dan kaligrafi dari 99 Masjid yang ada, akan divisualisasikan dalam bentuk minatur secara presisi dan proposional."ungkap Hartono Limin

Lanjutnya Pada setiap halaman Miniatur Masjid akan didapati sajian atraksi budaya, busana, kuliner dan cenderamata tradisional dari negara yang bersangkutan. Selain itu akan dilengkapi pula dengan keberadaan Universitas Islam Internasional, Rumah Sehat, Museum Al-Qur'an, Perpustakan, desa adat Sunda dan fasilitas pendukung lainnya.

"Adanya gedung-gedung yang beragam aktifitas Islami, akan diwujudkan dalam satu paket religi dan kebudayaan, kelak tidak hanya kaum muslim yang berkunjung ke tempat ini, akan tetapi Non-muslim pun dapat menikmati keindahan dari perpaduan unik yang terkumpul disatu area (Konsep Rahmatan Lil Alamin)."ujar Hartono Limin

Lebih lanjut Hartono Limin mengatakan bahwa bangunan yang pertama kali didirikan adalah Padepokan yang berfungsi sebagai pusat kegiatan sekaligus berisi maket dari seluruh bangunan yang ada dalam taman itu. Akhirnya doa dan partisipasi anda semua kami tunggu. Insya Allah manfaatnya akan kembali kepada kita semua, kini dan juga untuk generasi mendatang.

" Keinginan luhur kita Insya Allah akan menjadi infrastruktur datangnya berkah dan rahmat Allah SWT," katanya

Sementara itu Ketua Harian Yayasan Amanah Kita  PROF. DR.ACHMAD MUBAROK,MA menjelaskan bahwa dewasa ini dunia sedang dilanda krisis. Terorisme melanda seluruh benua, kejahatan krach putih terungkap dimana-mana. Konflik antar Negara berlangsung terbuka, krisis ekonomi melanda banyak Negara, ketidak adilan global berlangsung telanjang bulat, dominasi si kuat atas si lemah berlangsung dimana-mana, perilaku menyimpang bermunculan di berbagai lapisan dan kepengapan psikologis melanda berbagai kawasan.


"Semestinya kemajuan IPTEK meningkatkan martabat kehidupan umat manusia, tetapi teknologi modern justru sering digunakan untuk menopang kejahatan."jelasnya


Menurutnya Pemimpin Agama mestinya bersuara lantang mengerem dekadensi moral masyarakat, tetapi kini nampaknya moralitas Agama formal mengalami kemandulan. Dibutuhkan pendekatan universal untuk menembus kebutuhan. Indonesia sebagai Negara dengan mayoritas muslim terbesar yang memiliki keragaman budaya berpeluang mengedepankan gagasan mengurai kebuntuan global dengan pendekatan universal.


" Maka dengan gagasan membuat Taman Miniatur 99 Masjid Dunia sebagai taman wisata religu dengan semangat WALYATALATHTHAF diharap dapat menjadi pusta interkasi dunia dengan nuansa wisata."ujar Ketua Harian PROF. DR.ACHMAD MUBAROK,MA 


Selanjutnya PROF. DR.ACHMAD MUBAROK,MA mengutarakan bahwa dalam taman wisata, seluruh manusia dari berbagai latar belakang dapat menikmati kebersamaan. Dalam konsep Islam seperti yang tersebut dalam Al-Qur'an, wisatawan disandingkan bersamaan dengan semangat spiritualitas dan religiusitas (atta-ibuna al'abiduna alhamiduna assa-ihuna arraki'una assajiduna al amiruna bilma'ruufi wannahuna 'an almunkari walhafizhuna lihududillaah (Q.S At-Taubah 9:112). Dalam nuansa wisata, perbedaan yang sesungguhnya merupakan wujud rahmat Tuhan bisa disikapi dengan pendekatan psikologi : yaitu (a) penuh perhatian kepada yang berbeda (b) semangat memberi kepada yang berbeda (c) memaklumi kekurangan orang yang berbeda, dan (d) memaafkan kesalahan orang yang berbeda.

"Maka dengan demikian maka perbedaan justru akan memperluas ruang pergaulan umat manusia."tandasnya

Penulis : alam