KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Advertise Here

Kamis, 19 Maret 2020

Kompassindo

ASN Kota Depok Bekerja Dirumah


DEPOK-KOMPASSINDO
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok mulai hari ini Kamis, 19 s/d 31 Maret 2020 melaksanakan tugasnya di rumah, terkecuali delapan dinas, RSUD, UPTD Puskesmas, Kecamatan dan Kelurahan yang berkaitan dengan pelayanan langsung ke masyarakat.
“Ini sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit Covid-19 atau virus corona. Mereka memang tetap bekerja di rumah tidak perlu ke kantor mulai tanggal 19 hingga 31 Maret 2020 ini,” kata Wali Kota Depok Muhammad Idris, Rabu (18/03/2020).
Surat edaran (SE) No. 800/141-Huk/BKPSDM tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Depok merupakan evaluasi terhadap surat edaran sebelumnya sehingga kembali dibuat Surat Edaran Wali Kota No. 443/133-Huk/Dinkes tentang Siaga Intensif Corona Virus Disease (Covid-19) yang menyebutkan pengaturan waktu kerja bagi ASN dan pegawai di lingkup Pemda Kota Depok.
‘Dengan ini disampaikan ASN dan non ASN di lingkungan Pemda Kota Depok dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggalnya (Working From Home/WFH) mulai tanggal 19 Maret 2020 sampai dengan tanggal 31 Maret 2020 dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Namun, tidak berlaku bagi 8 dinas yang terkait langsung pelayanan ke masyarakat seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Satpol PP, RSUD, UPTD Puskesmas, Kecamatan dan Kelurahan.
Sementara itu, Ketua Tim Gugus Tugas Penangganan virus Covid -19, Kota Depok, Sri Utomo dan Dadang Wihana, juga mengeluarkan surat edaran tentang tanggap darurat mulai tanggal 18 Maret 2020 hingga 29 Mei 2020 atau sekitar 73 hari terkait penangganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19.
“Ini sesuai Surat Keputusan (SK) Wali Kota Depok No. 360/137/Kpts/DPKP/Huk/2020 tentang penetapan status tanggap darurat bencana corona virus  desease atau virus Covid -19 di Kota Depok, tanggal 18 Maret 2020,” katanya yang berharap masyarakat Kota Depok tetap tenang dan selalu menjaga kebersihan diri. (Radot. S)

Rabu, 18 Maret 2020

Kompassindo

Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (Mui) Zona 3 Berlangsung Hikmad


Musi Rawas,Sumatera Selatan-KOMPASSINDO

Kehadiran para Petinggi majelis Ulama Indonesia dari wilayah zona 3 yaitu Kecamatan BTS Ulu Terawas, Kecamatan Selangit, Kecamatan Sumber Harta, Kecamatan Megang Sakti Dan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas Dini hari senin, 16/03 berlangsung hikmad Dan damai.

Pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas yang berlangsung di PPTQ Darul Barokah Megang Sakti oleh Wakil pengurus MUI Ust. Endang Mutadin.

Beliau mengharapkan bagi seluruh anggota pengurus yang dikukuhkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban masing-masing. Dalam acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia dari zona 3 (tiga) yaitu Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti, Dan unsur Muspika dari 5 (Lima) Kecamatan .

Dalam acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kali ini Bertema  . "Dari Ulama untuk Khoirul Umat menuju Masyarakat Musi Rawas  Darussalam Sempurna."(Supriadi )

Kompassindo

Antisipasi Penyebaran Corona, Satpas 1221 Pasgar Depok Lakukan Deteksi Dini Pemohon SIM


Kasubnit Satpas SIM 1221 Iptu Firdaus didampingi Aiptu Yenri Akmal dan Petugas Satpas 1221 Pasgar Depok sat melakukan diteksi dini para pemohon SIM

DEPOK-KOMPASSINDO
Virus Corona atau COVID-19 merupakan pandemi global yang saat ini melanda Indonesia, sejak diumumkan adanya kasus COVID-19 di kota Depok awal bulan ini, Satpas SIM 1221 Polres Metro Depok lakukan diteksi dini bagi para pemohon SIM
“Untuk mengantisipasi penyebaran Covid – 19, petugas Satpas SIM 1221 Pasar Segar Depok setiap hari melakukan diteksi dini bagi setiap pemohon sim yang datang”, ujar Kasubnit Satpas SIM 1221 Iptu Firdaus didampingi Aiptu Yenri Akmal kepada sketsa (18/03).
Adapun untuk mengambil langkah-langkah taktis dalam penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di area pelayanan setiap pemohon kami cek kesehatannya satu persatu.
“Kami cek kesehatannya menggunakan thermometer elektrik sehingga pemohon yang datang ke tempat pelayanan dipastikan sehat”,lanjut Firdaus.
Dirinya menghimbau kepada para pemohon untuk tetap selalu menjaga kebersihan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kami juga menyarankan kepada pemohon SIM sebelum melakukan pendaftaran untuk terlebih dahulu mencuci tangannya menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan, papar Firdaus. (Radot. S)