KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Halaman

Advertise Here

Jumat, 19 Juli 2019

Kompassindo

Heru CN Politisi PAN Tegaskan Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Untuk Kebaikan Bangsa




JAKARTA- Kompassindo

Heru Cipto Nugroho biasa di sapa Heru CN Politisi Senior yang juga selaku Instruktur Nasional DPP PAN menyatakan sangat setuju dengan adanya pertemuan  Rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo di Stasiun  MRT Lebak Bulus baru-baru ini, sehingga seluruh rakyat Indonesia meminta  agar pak Joko Widodo bekerja kembali untuk memimpin bangsa dan negara yang kedua kalinya, namun dengan catatan untuk kepentingan rakyat dan Bangsa Indonesia serta tidak bagi-bagi kursi jabatan dalam eksekutif.

"Saya mohon dengan hormat kepada bapak Presiden Joko Widodo agar janji-janjinya yang belum di selesikan pada periode tahun 2014-2019 yang lalu segera dilanjutkan dan biarkanlah partai-partai yang berada diluar Koalisi tolong jangan di goyang-goyang atau diiming-imingi supaya bergabung di koalisinya," ungkap Heru CN saat di temui di Kantornya Ruko Jati Bening Baru. Selasa (16/7/19)

Lanjut Heru CN bahwa justru dengan adanya partai koalisi oposisi pemerintah semakin kuat dan bagus, karena adanya pengawasan atau Cek & Balanced dalam segala bidang program pemerintah sehingga apa yang sudah baik dilakukan oleh pemerintah dapat diteruskan, namun jika tidak baik hendaknya segera dihentikan ataupun dievaluasi lagi.

Selain itu menurut Heru CN bahwa bagi partai oposisi yang memberikan kritik dan saran itu jangan di anggap musuh atau melawan, yang tidak suka dengan kebijakan Pemeritah kemudian sampai di cari-carikan kesalahan.

"Saya berharap tuduhan hal seperti itu, kepada partai oposisi harus dihentikan,"ujar Heru CN politisi senior PAN 

Lebih lanjut Heru CN selaku politisi senior salah satu pengurus DPP PAN sekali lagi memohon dan berharap kepada pak Jokowi memberikan bantuan amnesty atau membebaskan pada sahabat, teman, kawan dan Saudara-saudara kita semuanya sebangsa dan setanah air yang terjerat hukum hanya karena beda pendapat dalam pandangan politiknya saat kampanye di pilpres 2019 ini seperti Mayjen (Purn) Kiplan Zein, 3 orang emak-emak di Karawang serta masih banyak lagi saudara-saudara kita yang lainnya terjerat hukum.hanya karena urusan beda pendapat saat Kampanye.

"Apabila bapak Presiden Jokowi berkenan membebaskanya ,saya doakan Insya Allah kebaikan bapak presiden Jokowi akan selalu di kenang dan dibalas oleh Allah SWT  Amin YRA,"ucap Heru CN Mantan Calon Walikota Bekasi


Kemudian Heru CN menghimbau kepada Bapak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin  yang telah terpilih di Pilpres  untuk masa bakti periode selanjutnya tahun 2019 -2024, hendaknya lebih Fokus di bidang Ekonomi utamanya yaitu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional diatas 5 persen, yang berikutnya adalah menciptakan lapangan pekerjaan yang mudah dan penghasilannya lebih layak serta Kurs rupiah yang terus membaik dan stabil.


Lanjut Heru CN bahwa ini saran saja yang harus diutamakan dari pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin periode 2019-2024 ini memilih Menteri dalam Kabinet selanjutnya harus dan di wajibkan  orang yang betul-betul  profesional dalam bidangnya yang bukan dari orang partai. Kemudian juga Pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin kedepan diharapkan lebih menghemat anggaran dengan mengurangi berbagai pencitraan yang tidak bermanfaat agar mengurangi anggaran negara. 


Disamping itu Heru CN menambahkan bahwa penggunaan dan pengelolaan sumber daya Alam kita Indonesia yang kaya raya ini bisa dirasakan dan dinikmati untuk kepentingan Rakyat.


"Apalagi untuk pengunaan Uang Utang Negara itu harus lebih hati-hati di gunakan dengan semestinya serta wajib transparan di ketahui oleh publik dan sebaiknya juga untuk pajak yang nilainya ecek-ecek yang memberatkan rakyat kecil sebaiknya ditiadakan." Pungkasnya


Penulis : alam
Kompassindo

Sambut Hari Bhakti Adhiyaksa, Kejari Berikan Santunan Pendidikan


Depok- Kompassindo
Dalam rangka Menyambut Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) ke-59 dan HUT XIX Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini ke-19, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok mengadakan Santunan Pendidikan dan anak yatim yang dilaksanakan di Aula Kejari Depok, Kamis (18/7/2019).
Pada kesempatan itu Kajari Depok Sufari mengatakan, Santunan Pendidikan dan Anak yatim ini merupakan rangkaian HBA ke-59 dan HUT IAD ke-19 yang jatuh pada 21 dan 22 Juli.
“Kegiatan Istighosah, santunan dan doa bersama ini sudah menjadi progam lanjutan yang dilakukan oleh jaksa-jaksa di Kejari Depok, selain itu, kegiatan anjangsana kepada pensiunan anggota keluarga besar purna Wira Adhyaksa dan bakti sosial ikut mengisi rangkaian kegiatan HBA dan HUT IKD”, kata Sufari usai laksanakan santunan.
Sufari berharap pada kegiatan kali ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta dapat menjalin silaturahmi yang baik antar sesama. Di sisi lain, Kejaksaan Depok ke depan bisa lebih dipercaya oleh masyarakat khususnya dalam memberikan pelayanan.
“Mudah-mudahan Kejaksaan Depok semakin bisa meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan tali silaturahmi. Yang terpenting semakin dipercaya masyarakat khususnya dalam hal pelayanan yang terbaik,” harap Sufari.
Di kesempatan yang sama Neneng Rahmadini menuturkan, pada rangkaian istimewa HBA dan HUT IAD tahun 2019 ini juga menggelar bakti sosial gratis kepada masyarakat, penghijauan, dan berbagai kegiatan lomba.
Kemudian Ada kegiatan lanjutan seperti jalan sehat dan donor darah, hingga penghijauan dengan melakukan penanaman pohon yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at 19 Juli 2019.
“Ada juga berbagai perlombaan seperti membuat kue sampai menghias buah oleh ibu-ibu IAD Depok,” ujar Neneng Rahmadini. Intinya program tahunan HBA dan HUT IKD Kejaksaan Depok kali ini akan dibuat semarak mungkin,” tutup Neneng.
Diketahui pada acara yang diawali Istighosah dan doa bersama ini dihadiri Kajari Depok Sufari, Ketua Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini (IKD) Depok sekaligus istri, Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Neneng Rahmadini juga Ketua Pelaksana, para pegawai Kejaksaan Depok, pelajar berprestasi tingkat SD, SMP, SMA, dan puluhan anak-anak yatim Baitul Qur’an Cimanggis Depok. (RS)

Kompassindo

Polsri Buka Beberapa Kelas Kerjasama PLN GMF MSU

Palembang, Kompassindo - Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang Membuka Kesempatan Bagi Masyarakat Yang Ingin Berkuliah Dengan Kelas Kerjasama Tahun 2019 Telah Berlangsung.


Hal ini Di Sampaikan Oleh Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang Drs. Zakaria, M.Pd mengatakan,  kelas kerjasama yang tahun ini berjalan PLN,   sudah ada yg selesai rekrutmennya,  bersama PLN.  "Kita sudah melaksanakan tesnya,  persis rekrutmen pegawai.  Pasalnya,  mereka dititipkan ke sini untuk di didik untuk menyelesaikan pendidikannya termasuk kesiapannya bekerja.  Setelah tamat, mereka langsung kerja.  Tidak usah prajabatan.Sudah 6 tahun berjalan untuk kelas kerjasama dengan PLN," katanya saat diwawancarai media diruang kerjanya,  Rabu (18/7/2019)



Zakaria Mengungkapkan, Tahun ini kita membuka satu kelas saja untuk PLN, Itu berdasarkan maping kebutuhan,  jadi dibuka satu kelas," tambahnya. 



Selain itu,  Zakaria menambahkan, Polsri juga melaksanakan kelas kerjasama dengan Garuda Maintenence Facilities (GMF). "Ini sudah berjalan angkatan ke 4. Kita buka gelombang kedua untuk tes GMF. Setelah tamat,  mereka akan ditempatkan di PR GMF Asia Grup, " katanya. 


Selanjutnya,  pihaknya juga melakukan kelas kerjasama dengan Management of Science University (MSU)-Malaysia membuka Double Degree Program (DDP) yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta memiliki kemampuan soft skill dan hardskill yang handal khususnya dibidang Akuntansi.

"Tiga tahun mereka kuliah disini dan satu tahun di Malaysia.  Tenaga pengajarnya  kita punya SDM.  Dosennya kita kursuskan. Kita kembangkan tenaga dosennya,  terutama komunikasi Bahasa Inggris. Anak anak disini dan dosennya dibekli Bahasa Inggris,"imbuhnya. 


"Ini university bagus di Malaysia.   tamatan ini bisa direkrut. Ada 140 kerjasama dengan pihak industri. Jadi mereka bisa kerja diluar negeri untuk kedepannya," pungkasnya. (fadel)
Area lampiran