KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Kamis, 17 Januari 2019

Kompassindo

BPN Serdang Bedagai Gelar Bina Redistribusi Sertipikat Tanah




SERDANG BEDAGAI –KOMPASSINDO
Kantor Badan Pertanahan Nasional (Kantah BPN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar bina penerima redistribusi tanah dan deklarasi zona integritas, Kamis (27/12) di Kantor Pertanahan Sergai di Sei Rampah.

Kegiatan bina penerima redistribusi tanah ini ditandai dengan penyerahan 250 sertipikat tanah kepada masyarakat, yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil BPN Provsu), Bambang Priono SH MH disaksikan unsur Forkopimda Sergai.
Turut hadir, Wakil Ketua DPRD Sergai Riady, Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, Dandim 0204 DS diwakili Pabung Mayor Inf M Sirait, para pimpinan Perbankan, pengurus REI Sergai serta diikuti dua tatus lima puluh orang warga penerima sertipikat tanah.

Kakanwil BPN Provsu, Bambang Priono SH MH kepada awak media menyampaikan, seluruh bidang tanah yang ada di Republik Indonesia diperkirakan tahun 2025 harus sudah terdaftar atau terpetakan semua, sehingga jelas siapa pemilik bidang tanah masing-masing.
"Hal ini untuk meminimalisir konflik persengketaan pertanahan, khususnya di Sumut dan di Indonesia umumnya. Sehingga diharapkan tidak ada lagi konflik sengketa tanah di tahun 2026", harapnya.

Dijelaskannya, dari target 230 ribu bidang tanah yang harus dipetakan di tahun 2018, BPN Sumut berhasil memetakan 245 ribu bidang. Dan untuk tahun 2019, Sumut dapat hampir 360 ribu bidang. "Target tahun ini (2018 red) 230 bidang, Alhamdulillah, bisa tercapai 245 ribu terpetakan semua", ungkapnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan seluruh pegawai di jajaran Kantor pertanahan untuk benar-benar melaksanakan fakta integritas yang dideklarikan tersebut. "Fakta integritas ini harus dilaksanakan. Tidak ada lagi main ataupun melakukan pungli-pungli. Kalau tidak mau mengikutinya, sudah, cari jalan sendiri saja, jangan bergabung di barisan saya", tegas Bambang Priono.

Sementara, Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Herlan panggabean menyampaikan pensertipikatan tanah masyarakat adalah satu dari program nawacita presiden Joko Widodo. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat agar mensertipikatkan tanahnya melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPR), melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi tanah maupun kegiatan lainnya.

"Sertipikat tanah sangat penting bagi masyarakat antara lain, untuk menjamin kepemilikan tanah, menjamin kepastian hukum serta dapat dijadikan agunan untuk menjadi modal usaha dan sebagainya. Untuk itu, saya ucapkan selamat  kepada penerima sertipikat tanah yang diserahkan kakanwil BPN Provsu, semoga bermanfaat", ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pertanahan BPN Sergai, Drs M Alwy MSi dalam laporannya menyampaikan kegiatan bina penerima redistribusi tanah ini merupakan tahapan redistribusi tanah objek landreform yang dillaksanakan dengan biaya dipa Kanwil BPN tahun anggatan 2018. Jumlah target kegiatan redistribusi tanah objek landreform untuk Kabupaten Sergai sebanyak 1500 bidang yang tersebar di tiga kecamatan. "Penetapan lokasi untuk desa yang menjadi objek kegiatan redistribusi tanah ini merupakan tanah pertanian yang sudah ditegaskan menjadi tanah objek landreform", terangnya.

Dikatakannya, Kantah BPN Sergai akan menyerahkan sertipikat tanah sebanyak 200 sertipikat tanah kepada masyarakat penerima redistribusi tanah. Di samping itu, akan diserahkan juga sertipikat tanah kepada masyarakat peserta PTSL. "Jumlah keseluruhan 250 sertipikat, dengan luas tanah 659.980 M2", lapornya.
Disampaikan juga, jumlah target sertipikat PTSL yang telah dilaksanakan pada tahun 2017 sebanyak 10.500 bidang dan realisasi 100 persen dengan luas tanah lebih kurang 10.317.710 M2. Sementara,  untuk target PTSL tahun 2018 sebanyak 5000 bidang dan terealisasi 100 persen dengan luas tanah 4.737.605 M2.

Bersamaan dengan kegiatan ini, lanjutnya, Kantah BPN Sergai juga melakukan deklarasi pembangunan zona integritas sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 52 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani di lingkungan instansi pemerintah.

"Kami segenap komunitas Kantor Pertanahan Sergai berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan pertanahan, khususnya di Tanah Bertuah Negeri Beradat, Sergai ini dan secara umum untuk mengutarakan Sumut. Dan kami siap sekuat tenaga untuk menyelesaikan program pertanahan di tahun 2019, baik PTSL maupun kegiatan pensertipikatan tanah lainnya dengan perencanaan yang lebih matang dan berusaha terus melakukan perbaikan, percepatan serta inovasi tanpa mengorbankan kualitas data pertanahan", tegas M Alwy. (RA)


Subscribe to this Blog via Email :