KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Halaman

Senin, 29 April 2019

Kompassindo

DPRD Depok Rapat Paripurna Hasil Pembahasan LKPJ Pemkot Depok Tahun 2018



DEPOK-KOMPASSINDO
DPRD Kota Depok melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi hasil pembahasan LKPJ Pemerintahan Kota Depok tahun 2018. Bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Kamis (25/04/2019). Rapat Paripurna dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Suparyono, Walikota Depok Mohammad Idris Somad, H. Muhammad HB dari Fraksi Gerindra, Quirtifa Wijaya dari Farksi PKS, Anggota DPRD, perangkat OPD Kota Depok dan undangan lainnya.

Menyikapi pencapaian LKPJ Walikota Depok tahun 2018, Muhammad HB dari Fraksi Gerindra membacakan hasil pembahasan LKPJ tahun 2018 yang dinilainya masih banyak program-program Pemkot Depok yang belum memehuhi capaian target sepenuhnya yakni antara lain, angka kemiskinan 41% dari target capaian 45%, sarana prasarana umum terminal seperti keterbatasan halte yang menurutnya belum sebanding dengan banyaknya mobilitas masyarakat di halte yang belum memadai. Program UMKM pengusaha mikro masih menjadi perhatian, sedangkan program minat baca perpustakaan yang ditargetkan mencapai 31 ribu orang.

Sementara itu, Walikota Depok Muhammad Idris Somad menyampaikan, dirinya mengakui masih banyaknya permasalahan dikota Depok yang harus diselesaikan bersama sama. Hal ini dikatakan Walikota pada penyampaian LKPJ 2018 saat Sidang Paripurna.

Selain persoalan itu, lanjut Idris, masih banyak potensi-potensi di Kota Depok yang belum tereksploitasi secara keseluruhan.

“Maka dalam hal ini kerja sama legislatif dan eksekutif lebih giat lagi sehingga permasalahan dan potensi dikota Depok dapat berjalan lebih baik lagi” kata Idris.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang memimpin rapat menyimpulkan, dari rekomendasi dan penjelasan Walikota ini, diharapkan bisa menjadi sasaran evaluasi untuk penyusunan perencanaan, baik dianggaran berjalan maupun anggaran tahun depan juga termasuk didalamnya OPD terkait yang direalisasikan.

Dari penyampaian rapat tersebut, Qurtifa Wijaya anggota DPRD PKS menanggapi, dengan banyaknya program Pemkot Depok yang belum memenuhi target capaiandisebabkan masih adanya beberapa faktor kondisi yang perlu di evaluasi kembali hingga belum tercapai.

Lebih jauh dikatakan, untuk bidang pendidikan kita sedang mengejar infrastrukturnya, seperti sekolah, dan juga mencoba mendorong bantuan-bantuan pendidikan, terutama untuk warga yang kurang mampu, Ia pun berharap agar anak-anak Depok yang keluarganya kurang mampu bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Di akhir penutup rapat, Suparyono Wakil Ketua DPRD Kota Depok menuturkan bahwa rekomendasi ini, diharapkan bisa menjadi sasaran evaluasi untuk penyusunan perencanaan baik di anggaran berjalan maupun anggaran tahun depan. (RS)

Subscribe to this Blog via Email :