KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Selasa, 02 Juli 2019

Kompassindo

Rakerwil Kemenag Sumsel, Gubernur tertarik Program Moderasi Beragama



Palembang, Kompassindo - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, SH, MM tertarik dengan program moderasi beragama. Ia menyampaikan pada pembukaan  Rapat kerja Kanwil (Rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Sumsel di Hotel Horison ultima Palembang (1/7). Ia mengatakan bahwa moderasi beragama sebagai komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kultur bangsa.



“ Ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga persatuan abngsa ini, maka kita harus menjaga kultur kita” ujar Deru.

Turut hadir Ketua Baznas, Ketua PTA, Asisten 1 Pemprov, Rektor UIN pada kegiatan rakerwil yang diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Pimpinan satker, Kepala KUA dan Penyuluh serta pejabat di Lingkungan Kanwil kemenag Prov. Sumsel. 


Kakanwil Kemenag Prov Sumsel. HM Al Fajri Zabidi menyampaikan beberapa program kinerja tahun 2019 berdasarkan hasil Rakerwil yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran Kanwil Kemenag yaitu Moderasi beragama, kebersamaan dan Sadar Data yang ketiganya menuju sadar kinerja. 



“bagaimana moderasi beragama ini kita sinergikan dengan program bapak Gubernur, dan Kita Kementerian Agama siap membantu mensukseskan program-program bapak Gubernur dibidang agama” ujar Al Fajri pada peserta rakerwil.



“ Bagaimana negara hadir menanggapi kebutuhan public dalam bentuk program strategis seperti, Memberikan kemudahan untuk mengakses pelayanan pelayanan di Kementerian Agama, Merespon cepat isu-isu keagamaan di masyarakat” tambahnya.



Al Fajri menyampaikan bahwa moderasi beragama sebagai ruh dalam setiap program umat seperti, mengoptimalkan peran guru, penyuluh agama, pengawas Pendidikan dan penghulu dalam mendukung moderasi beragama, mendorong peranserta ASN kemenag dalam mengkapampanyekan moderasi beragama pada masyarakat,m eningkatkan komunikasi dan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan masyarakat dan instansi pemerintah,  serta mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya organisasi, pegawai dan anggaran dalam mewujudkan moderasi beragama.



Selanjutnya ia menerangkan adalah Kebersamaan kebersamaan, ia menjelaskan kebersamaan internal dan ekternal. Ia melanjutkan pelaksanaan Program lainnya yaitu manajemen big Data yaitu integrasi, sinergi, koneksitas dan kemasan dan pengelolaan data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program.



“Setiap ASN Kementerian Agama haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan memberikan amal bakti bagi segenap warga negara tercinta,harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik, kepemimpinan yang amanah, dan memberi kemudahan kepada masyarakat luas, untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas," ujar Alfajri.



Alfajripun mengharapkan dari raker tersebut dapat merumuskan program-program strategis dalam peningkatan kualitas layanan kepada publik. (fadel/rill)


Subscribe to this Blog via Email :