KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Jumat, 19 Juli 2019

Kompassindo

uliah Kedokteran Unsri, Ada Yang Gratis Hingga SPP Hanya 500 Ribu Persemester


Palembang, Kompassindo - Selama ini, masyarakat sering menggembar gemborkan terkait biaya kuliah di Fakultas  Kedokteran Unsri mahal.  Padahal,  realitanya ada mahasiswa di Fakultas Kedokteran yang kuliah gratis dengan program beasiswa bidik misi dan  bagi mahasiswa yang membayar disesuaikan dengan kemampuan orang tua, bahkan ada yang hanya membayar Rp 500.000 persemester.



Hal tersebut diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran Unsri dr Syarif Husin MS saat diwawancarai diruang kerjanya,  Kamis sore (18/7/2019).


Syarif Husin MS mengatakan, untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi ( SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN)  ada program bidik misi.  Sehingga bagi mahasiswa yang ekonomi lemah bisa kuliah di Kedokteran secara gratis. Bahkan,  mereka mendapatkan living cost. "Semuanya gratis.  Untuk pembiayaannya selama kuliah dibiayai dari Kemenristekdikti,  termasuk uang sakunya, " katanya. 


Syarif menjelaskan,  syarat untuk mendapatkan beasiswa bidik misi siswanya harus pintar dan dari keluarga ekonomi lemah atau kurang mampu. "Jadi yang benar-benar pintar,  dan orang tuanya tidak mampu kuliahnya tidak bayar, " jelasnya. 


"Untuk siswa yang tidak mendapatkan  program beasiswa bidik misi, maka biaya kuliahnya disesuaikan kemampuan orang tua. Uang Kuliah Tunggal (UKT)  ini sudah ada aturannya,  bahkan sudah ada SK dari Menteri Keuangan terkait biaya UKT. Mahasiswa Kedokteran disini ada yang mendapatkan UKT di kelompok I dengan biaya setiap semester hanya Rp 500.000 persemester, ada juga mahasiswa yang mendapatkan  UKT di kelompok II dengan biaya Rp 1.000.000 persemester," ujarnya. 

Dia mengungkapkan,  mahasiswa yang mendapatkan UKT di kelompok I dan II, pekerjaan orang tuanya buruh. 

"Biaya UKT itu disesuaikan dengan pekerjaan orang tua calon mahasiswa. Jadi berjenjang hingga kelompok VIII tertingginya. Disesuaikan dengan penghasilan orang tua, " ungkapnya. 


"Semua anak memiliki kesempatan untuk kuliah di Fakultas Kedokteran. Hanya saja,  semua disesuaikan dengan kemampuan siswanya, kalau benar-benar pintar bisa mendapatkan beasiswa bidik misi. Bagi yang tidak mendapatkan beasiswa,  biaya UKT mahasiswa disesuaikan dengan ekonomi orang tuanya, " imbuhnya. (fadel)
Area lampiran

Subscribe to this Blog via Email :