KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Minggu, 22 September 2019

Kompassindo

Penasehat hukum Ir.Tonin Tachta Singarimbun, SH Minta Eksepsi Kivlan Zen di Kabulkan Majelis Hakim


JAKARTA-KOMPASSINDO
Penasehat hukum Ir.Tonin Tachta Singarimbun, SH meminta Eksepsi Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen,di Kabulkan Majelis Hakim, di dalam  persidangan  pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada hari Kamis depan (25/9/19), pasalnya dari  beberapa dakwaan yang dituduhkan kepada  Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen,
Dalam benerapa kali persidangan yang menghadirkan para saksi tidak sesuai dengan bukti yang sangat mendasar

" Saya menduga  kasus bapak  Kivlan Zen ini ada kejanggalan,"Demikian disampaikan  kuasa hukum Kivlan Zen, yaitu  IRbTonin Tachta Singarimbun saat mendampingi untuk pengecekan kesehatan dan perobatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Jakarta,  Gatot  Soebroto , Jum'at (13/9/2019).


Pihak pemohon yang diwakili oleh Tonin Tachta Singarimbun selaku kuasa hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen,bahwa dugaan kepemilikan senjata api ilegal, yang dituduhkan  terhadap Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, tidak mendasar dan tidak terbukti seharus  segera dibatalkan.

Lanjutnya  saat ditemui  beberapa awak media Nasinal di RSPAD, Tonin juga menyatakan sangat prihatin terhadap kesehatan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. Diusianya yang sudah masuk diangka 73 tahun ini, sosok Jenderal yang telah membawa harum nama Indonesia ketingkat dunia, kini harus menjalankan proses hukum yang menurutnya sangat tidak masuk akal.

Bagi Tonin, pasal makar yang ditujukan pada kliennya itu sebagai pukulan telak bagi jenderal purnawirawan berpangkat Mayor Jenderal itu. Pasalnya, Kivlan Zen bukanlah orang yang tepat disangkakan sebagai pelaku makar terhadap Indonesia.

"Kita semua di seluruh Indoensia menyaksikan kepahitan hukum dan keadilan di Negeri ini. Seorang yang telah mengharumkan nama Indonesia menjadi korban politik dan dendam, padahal dalam konteks kesaksian nyata, Kivlan sangat tidak memiliki unsur makar, apalagi ia juga dituduhkan kepemilikan senjata api. "Papar Tonin di RSPAD Jakarta, Jum'at (13/9/2019).

Meski kepolisian telah menetapkan kliennya menjadi tersangka dan proses hukum telah berjalan, Tonin mengatakan turut menghormati keputusan tersebut.

Diusianya yang ke 73 tahun, Kivlan Zen tetap menjalankan persidangan di PN Jakarta Pusat pada hari Selasa, 10 September 2019 lalu dengan kondisi sakit dan menggunakan kursi roda. Upaya kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta untuk meminta majelis hakim agar kliennya mendapatkan pengecekan kesehatan dan perobatan intensif di RSPAD dikabulkan, tepatnya hari ini, Selasa tanggal 13 September 2019 Kivlan Zen mulai menjalankan perobatan sesuai dengan Nomor surat 960/Pid.Sus-TPK/PN Jkt.Pst yang dikeluarkan Majelis Hakim PN Jakarta Pusat melalui Hakim Ketua Majelis, Hariono, SH. MH.

"Mudah-mudahan pak Kivlan mendapatkan pelayanan terbaik untuk kondisinya. Saya juga berharap beliau mendapatkan rawat inap disini dan tidak kembali lagi ke tahanan Polda Metro Jaya. Kita liat nanti keputusan dokter yang memeriksa pak Kivlan" pungkas ToniN ( Alam )

Subscribe to this Blog via Email :