KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Rabu, 18 September 2019

Kompassindo

Penggunaan Vape di Depok Dilarang, Ini Penjelasan Kadinkes Kota Depok



DEPOK-KOMPASSINDO
Para pengguna Vape atau rokok elektrik khususnya Warga Depok akan ketar ketir, pasalnya Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) kota Depok Novarita mengatakan bahwa rokok elektrik mengandung zat berbahaya. Sebab, dalam cairan rokok elektrik atau vape, mengandung zat propilen glikol atau gliserin, nitrosamin, nikotin dan penambah rasa.
“Pemkot Depok akan melarang penggunaannya dengan membentuk payung hukum yang tertuang dalam Perda Nomor 03 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” kata Novarita, Selasa (17/09/2019).
Menurut Novarita, nitrosamin merupakan zat yang dapat menyebabkan kanker. Dengan demikian, rokok elektrik dan rokok konvensional sama-sama berbahaya.
“Jangan dibuat perbandingan antara rokok biasa dengan rokok elektrik. Keduanya sama-sama berbahaya, dan dapat memicu penyakit kanker,” tegasnya .
Dijelaskan Novarita, remaja atau generasi milenial menjadi sasaran dalam penjualan rokok elektrik. Oleh karena itu, lanjut dia, remaja di Kota Depok dihimbau memahami zat berbahaya dalam vape.
“Mereka ini masuk kategori perokok pemula. Akan kami sasar untuk sosialisasi di sekolah, kelurahan, dan kecamatan dengan menjelaskan bahayanya,” imbuhnya. (Radot. S)

Subscribe to this Blog via Email :