KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Rabu, 27 November 2019

Kompassindo

Kepsek SDN 02 Way Tuba Hentikan Pasang Bendera Yang Rusak


WAYKANAN – KOMPASSINDO
 Bendera Merah Putih adalah  bendera Negara Indonesia yang harus di jaga dan di hormati sepanjang masa

Undang- undang nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang Negara, serta lagu kebangsaan,di jelaskan pada bagian keempat tentang larangan yaitu pada Pasal 24 - Setiap orang dilarang: merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan bendera negara, memakai bendera negara untuk reklame atau iklan komersial, MENGIBARKAN BENDERA NEGARA YANG RUSAK, ROBEK, LUNTUR, KUSUT, atau kusam, mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada bendera negara, dan memakai bendera negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan bendera negara

Peraturan mempergunakan tentang bendera Negara Indonesia cukup jelas dan sanksi tegas sudah di atur, seperti yang di jelaskan dalam Undang-undang ini tentang sanksinya pada Pasal 67 di jelaskan: Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), setiap orang yang: dengan sengaja memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf b, "dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak", robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c.

Ternyata di zaman sekarang masih ada yang belum faham tentang tatacara  memakai dan mengibarkan bendera Negara'  tentu saja' seperti yang terjadi pada SD Negeri 02 way tuba kecamatan way tuba kabupaten way kanan provinsi lampung ternyata masih terpasang di sekolahan tersebut bendera yang taklayak di pakai sobek,dan kusam.

Kepala Sekolah SD Negeri 02 way tuba Emimik Barwati,S.Pd,  Saat di mintai informasi tentang peristiwa bendera yang taklayak di pakai pada sekolahanya ia menyampaikan "saya mohon maaf atas kejadian ini karena ini semata-mata keteledoran kesalahan kami tidak ada maksud lain apa lagi untuk menurunkan kehormatan Negara dan saya akan selalu tetap memperbaiki kinerja dalam meletakkan dan pengibaran bendera" ungkap kepsek, di ruang kerjanya (27/11/19)

Dengan adanya pristiwa ini pihak sekolah langsung menurunkan bendera yang taklayak di pakai dan mengantikan dengan yang baru sehingga sekolahan ini tetap kondusip dan tetap disiplin di dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Diharapkan pada instansi negeri dan suwasta di manapun agar selalu menjunjung tinggi bendera Negara Indonesia dan mempergunakanya sesuai dengan aturan per-Undang-undangan yang berlaku dan jangan sampai terjadi lagi seperti hal yang sama dimanapun berada Demi NKRI -red. 

Subscribe to this Blog via Email :