KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Jumat, 24 Januari 2020

Kompassindo

Polres Metro Depok Ungkap Penyekapan Gadis Belia Asal Depok di Apartemen


Kapolres Depok Kombes Pol Aziz Andriansyah.

DEPOK.KOMPASSINDO
Polres Metro Depok berhasil mengungkap penyekapan yang terjadi di kawasan apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, terhadap seorang gadis belia (15) berinisial SA yang merupakan warga Depok.
Kapolres Depok Kombes Pol Aziz Andriansyah mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan seorang Ibu (NJ) yang kehilangan putrinya sejak 31 Desember 2019. Menurutnya, pelaporan dilakukan NJ pada 4 Januari 2020.
“Atas dasar laporan tersebut kita melakukan penyelidikan dan penyidikan intensif untuk mengetahui dimana keberadaan korban,” kata Aziz dalam rilis di Mapolres Depok, Kamis (23/1).
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, lanjut Aziz, tim Polres berhasil mengungkap lokasi keberadaan korban, yakni di salah satu apartemen Kalibata.
Kemudian dengan dibantu keamanan (security) apartemen, tim melakukan penggeledahan di salah satu kamar yang diduga tempat berada anak tersebut.
“Setelah digerebek, ternyata memang anak yang hilang atas nama SA (15 tahun) bersama dengan beberapa kawannya yang di bawah umur juga (perempuan) dan bersama beberapa orang laki-laki berada di kamar itu,” ujarnya.
Setelah dinterogasi, lanjut Aziz, diketahui bahwa mereka dikoordinir, dijajakan oleh pria berinisial JF dan FD, sebagai pekerja seks komersial (PSK).
“Gadis-gadis ini dieksploitasi secara ekonomi dan seksual semenjak 4-6 bulan yang lalu. Dan korban anak hilang yang dilaporkan oleh ibunya tadi juga rencananya akan dieksploitasi secara ekonomi maupun seksual. Namun bisa digagalkan oleh Unit PPA Polres Metro Depok,” katanya.
Karena itu, jelas Aziz, terhadap gadis yang sudah terlanjur ditawarkan oleh para joki seks komersial tersebut, akan dialami lebih lanjut prosesnya. Jika perlu akan dilakukan penyidikan tindak pidana ekploitasi ekonomi maupun seksual terhadap anak.
“Barang bukti yang diamankan sementara masih handphone, nanti akan digali dalam lagi, kita akan bekerjasama dengan Polres Metro Jakarta Selatan,” ujarnya. (Radot. S)

Subscribe to this Blog via Email :