KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Jumat, 31 Januari 2020

Kompassindo

Polres Siantar Diduga Lalai,Judi Togel Semakin Marak


SIANTAR,SUMUT-KOMPASSINDO - Pemberatasan Judi Togel (Toto Gelap), sepertinya sangat sulit di berantas oleh Pihak Kepolisian khususnya Polres Kota Pematangsiantar, sehingga bandar judi togel masih merajalela memainkan bisnis haramnya itu setiap harinya.

Polemic judi togel yang semangkin marak di kota siantar menimbulkan komentar dan keresahan di berbagai kalangan,seperti dikatakan oleh Nasir Armaya Siregar tokoh masyarakat siantar,"Sangat memalukan dan memprihatinkan bagi kota siantar,permainan judi togel sudah meresahkan masyarakat,kelihatanya aparat kepolisian seakan-akan bermain disini,sebab biasanya semakin diributin,bandar akan menambah setoran untuk uang setabil,kan aneh,aparat kita yg sudah dididik untuk mengusut dan membongkar kasus hukum,tidak mampu dan bungkam untuk memberantas perjudian di kota siantar.

Untuk itu pemuka agama harus bersuara,ini tanggung jawabnya bersama,dan kalau perlu datangi Mapolres Siantar untuk mempertanyakan dan mendesak pihak yang berwajib untuk segera menangkap BANDAR nya,bukan penulisnya saja.

Pemerintah kota siantar juga harus bergerak bersama pemuka agama untuk memberikan ultimatum pihak berwajib,kalau perlu pemuka agama meminta Kapolda maupun Kapolri untuk memberi tidakan terhadap para petugasnya disiantar yang kita anggap telah lalai melakukan tugasnya,katanya.

Terpisah Azahari Nasution Ketua PC Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Siantar meminta kepada pihak kepolisian Kota Pematangsiantar agar segera menangkap bandar besar togel di kota Pematangsiantar.

“Polisi jangan hanya menangkap bandar kecinya saja, soalah - olah hal itu dilakukan menjadi ajang cuci tangan dalam hal penindakan atau pemberantasan judi togel,Bandar udi Togel di Siantar ini sekarang uda jadi satu pintu melalui bandar besar yang berinisial JS dan semua bandar-bandar dikota Siantar ini setor kepada JS”, sebutnya.

Informasi yang di dapatkan dari UI,ada beberapa agen yang bernaung pada JS,diantaranya RT warga Tomuan, PD warga jalan Naggur, SS warga Jalan Marihat, BS warga Sitalasari, YD Warga Jalan Tekukur, Sub agen belakang Gor BB, Lorong 20 RBB, Jalan Meranti JS, Jalan bola kaki SS, Gang cumi-cum PT, Jalan Nagur DE,jelas UI.

Trimakasi informasinya, tindakan gakkum sudah kita lakukan namun mungkin belum sepenuhnya bisa menyentuh para bandar,akan segera kita lidik,Jelas Kapolda Sumatra Utara Irjen Martuani Sormin Siregar,sayangnya Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean tidak mau memberikan tanggapan ketika dikonfimasi,(Tim). 


Subscribe to this Blog via Email :