KOMPASS INDONESIA

KOMPASS INDONESIA
Berdiri sejak Tahun 1998 , SIUPP No.782/SK/MENPEN/SIUPP/1998 .Oleh Ir.Suryanto.

Sabtu, 04 Januari 2020

Kompassindo

Tunggakan PLN Lubuklinggau Rp 7 Miliar, Paling Banyak Musi Rawas Utara


Lubuklinggau,SumSel-KOMPASSINDO

Manager PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB, Mustofa saar di konfirmasi mengenai Tunggakan pelanggan umum PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB dari priode Januari hingga akhir November 2019 tunggakan mencapai Rp 7 Miliar.

Jumlah tunggakan sebanyak Rp 7 miliar itu berasal dari tiga wilayah yakni Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.Terbanyak Musi Rawas Utara Rp 5 miliar, Lubuklinggau Rp 1,5 miliar, sisanya dari Musi Rawas," jawab Manager PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB, Mustofa pada , awal januari.

Mustofa juga menjelaskan bahwa jumlah tunggakan tahun ini sedikit mengalami penurunan bila dibanding dengan tahun lalu. Tahun lalu akhir November saja tunggakan sudah melebihi Rp 7 miliar.variasi tagihan  yang mengalami Tunggakan ini rata-rata empat bulan sampai 11 bulan, dengan jumlah tunggakan mencapai Rp 1-3 Juta, didominasi masyarakat Musi Rawas Utara," ungkapnya.

PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB Mustofa
sudah berupaya melakukan penagihan dengan melakukan sosialisasi ke Pemkab Musi Rawas Utara, kecamatan, dan turun langsung ke desa-desa.

"Kita tidak tahu alasan mereka mengapa tidak mau bayar. Setiap bertemu mereka bilang tidak punya uang. Bahkan mereka (pelanggan) sudah berjanji berkali-kali," ujarnya.

Akhirnya sebagai bentuk tindakan tegas PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB telah melakukan pemutusan kepada pelanggan 600 pelanggan.

"Pemutusan yang dilakukan  merupakan jalan terakhir, karena pihak PLN sudah berulang kali melakukan  penagihan namun masih  jawaban yang sama bahkan tidak ada itikat baik untuk  mencicil tungakan, apalagi harus  melunasi  sangat jauh sekali.
Maka kita terapkan aturan dari PLN bilamana  lewat  batas  tenggang waktu yang  diberikan  kita harus tindak tegas dengan pemutusan jaringan, Tegas mustofa. (@Ari ) 


Subscribe to this Blog via Email :